KD IPA

 

 

 

 

MAKALAH

IPA

Kelompok 3

Kelas : 1B

Supiyanti

Siti Dahyati

Siti Farida

Pipit Fitrianingsih


 

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. A.    Latar Belakang

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) adalah sebagai salah satu mata pelajaran yang merupakan program untuk menanamkan dan mengembangkan pengetahuan keterampilan, sikap dan nilai ilmiah serta rasa mencintai dan menghargai ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.  Pengembangan pengetahuan, dan kemampuan keterampilan dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan salah satu kunci keberhasilan peningkatan kemampuan dalam pembelajaran IPA (sains).

Salah satu usaha yang dilakukan pada pembelajaran IPA adalah dengan menggunakan keterampilan proses sains. Menurut Gage, keterampilan ini digunakan oleh para ilmuwan  dalam memecahkan masalah. Melalui keterampilan proses sains, diharapkan dapat mengalami proses sebagaimana yang dialami oleh para ilmuwan dalam usaha memecahkan misteri-misteri yang ada di alam.

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) berkaitan dengan upaya memahami berbagai fenomena alam secara sistematis. Pada hakikatnya, pembelajaran IPA memiliki empat dimensi yaitu sikap, proses, produk, dan aplikasi.

 

  1. B.     Tujuan
  2. Mengidentifikasi dunia tumbuhan yakni tumbuhan berpembuluh dan tidak berpembuluh beserta turunnya
  3. Mengidentifikasi dunia hewan yakni ivertebrata dan vertebrata beserta turunannya
  4. Mengelompokkan hewan berdasarkan penutup tubuh, jumlah kaki, cara bergerak dan jenis makanan
  5. Mengelompokkan tumbuhan berdasarkan bentuk daun, batang, dan bunga
  6. Menyelesaikan tugas mata kuliah yang berkaitan dengan dunia hewan dan tumbuhan

Berdasarkan uraian yang telah dijelaskan pada latar belakang, penulis bertujuan untuk:


 

BAB II

PEMBAHASAN

 

 

  1. A.    Tumbuhan Berpembuluh (Tracheophyta) dan Tidak Berpembuluh
  2. 1.      Tumbuhan Berpembuluh

Tumbuhan berpembuluh adalah tumbuhan yang sudah memiliki daun, batang, dan akar sejati, sehingga sering disebut sebagai tumbuhan tingkat tinggi. Tumbuhan berpembuluh disebut juga tumbuhan kormofita.  yang termasuk ke dalam tumbuhan berpembuluh yaitu:

  1. a.      Tumbuhan paku (pteridophyta)

Ciri-ciri tumbuhan paku adalah:

1)      Sudah mempunyai akar, batang, dan daun sejati tetapi tidak mempunyai bunga.

2)      Berkembang biak dengan spora.

3)      Batang umumnya tumbuh di bawah tanah disebut rimpang atau rizom.

4)      Tempat hidupnya dimana-mana, ada yang hidup di tanah, pada pohon-pohon sebagai epifit dan juga ada yang hidup di air.

5)      Mengalami pergiliran keturunan (metagenesis).

6)      Pada daun muda, ujung daunnya menggulung. Sorus (bintik-bintik hitam) terdapat di bawah permukaan daun. Di dalam sorus terdapat kumpulan kotak spora, masing-masing mempunyai tangkai. Kumpulan kotak spora (sporangium) dibungkus atau dilindungi oleh selaput yang disebut indusium.

  1. b.      Tumbuhan biji

Tumbuhan biji sering disebut tumbuhan bunga atau Anthophyta (Anthos=bunga) karena hampir seluruh tumbuhan biji adalah berbunga. Berdasarkan letak bakal bijinya, tumbuhan biji dibagi menjadi dua kelompok, yaitu:


 

1)      Gymnospermae (biji terbuka)

Tumbuhan biji terbuka adalah tumbuhan yang bijinya tidak ditutup oleh bakal buah. Berdasarkan fosil yang ditemukan, tumbuhan ini sudah ada sejak 345 juta tahun lalu. Sebagian besar anggotanya sudah menjadi fosil.

Beberapa perbedaan ciri-ciri tumbuhan biji terbuka

(1)      Bakal biji tidak terlindung oleh daun buah

(2)      Berakar tunggang

(3)      Umumnya berupa pohon

(4)      Mempunyai akar, batang dan daun sejati

(5)      Pada umumnya perdu atau pohon, tidak ada yang berupa herba Batang dan akar berkambium sehingga dapat tumbuh membesar

(6)      Daun sempit, tebal dan kaku

(7)      Tulang daun tidak beraneka ragam

(8)      Tidak memiliki bunga sejati

(9)      Alat perkembangbiakannya berbentuk kerucut yang disebut strobilus atau runjung.

(10)  Alat kelamin terpisah, serbuk sari terdapat dalam strobilus jantan dan sel telur terdapat dalam strobilus betina.

Peranan tumbuhan biji terbuka diantaranya adalah:

(1)   Sebagai tanaman hias, misalnya pakis haji

(2)   Sumber makanan, misalnya melinjo

(3)   Penghasil minyak cat (terpentin), misalnya pinus/tusam

(4)   Bahan baku damar, yaitu damar

(5)   Bahan baku industri kertas dan korek api, misalnya kayu pinus dan kayu tumbuhan melinjo

(6)   Bahan untuk obat dan kosmetik, yaitu Ginkgo biloba

2)      Angiospermae (biji tertutup)

Tumbuhan biji tertutup memiliki jumlah spesies lebih banyak dibandingkan dengan tumbuhan berbiji terbuka. Tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae) berasal dari kata angio = bunga dan spermae = tumbuhan berbiji. Tumbuhan ini memiliki bunga yang sesungguhnya yang terdiri dari mahkota bunga, kelopak bunga, putik, dan benang sari.

Secara umum, tumbuhan berbiji tertutup memiliki ciri yang sama dengan tumbuhan berbiji terbuka. Keunikan tumbuhan berbiji tertutup terletak pada bijinya yang tersusun oleh keping lembaga (kotyledon). Keping lembaga pada tumbuhan berbiji tertutup membentuk dua kelompok tumbuhan, yaitu tumbuhan berbiji tunggal (Monocotyledonae) dan tumbuhan berbiji berkeping dua (Dicotyledonae).

Beberapa perbedaan ciri-ciri tumbuhan monokotil dan dikotil

Dikotil Monokotil

Biji berkeping dua

Biji berkeping satu

Bagian bunga berjumlah 2, 4, 5 atau kelipatannya

Bagian bunga berjumlah 3 atau kelipatannya

Tulang daun menyirip atau menjadi

Tulang daun sejajar atau melengkung

Batang berkambium, letak berkas pembuluh teratur

Batang tidak berkambium, letak berkas pembuluh tersebar

 

  1. 2.      Tumbuhan Tidak Berpembuluh

Tumbuhan tidak berpembuluh adalah tumbuhan yang sangat sederhana, sehingga antara akar, batang, dan daunnya sulit di bedakan. Jenis tumbuhan yang tergolong tidak berpembuluh adalah lumut. Lumut dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu: 1) lumut hati; 2) lumut daun/sejati; 3) lumut tanduk.

 

  1. B.     Hewan Ivertebrata dan Vertebrata
  2. 1.      Hewan Ivertebrata

Hewan Invertebrata adalah hewan tingkat rendah dan tidak memiliki tulang belakang. Yang tergolong hewan ivertebrata adalah cacing, kura-kura, cumi, dll.

  1. 2.      Hewan Vertebrata

Vertebrata adalah kelompok hewan yang memiliki tulang belakang. Yang tergolong hewan vertebrata adalah reptil, mamalia, pisces, amphibi dan aves. Vertebrata telah memiliki alat tubuh yang lengkap antara lain adalah sebagai berikut:

  1. sistem pencernaan memanjang dari mulut hingga anus
  2. sistem peredaran darah tertutup
  3. alat ekskresi berupa ginjal
  4. alat pernafasan berupa paru-paru atau insang
  5. sepasang alat reproduksi dikanan dan dikiri
  6. sistem endokrin yang berfungsi menghasilkan hormon
  7. sistem saraf yang yang terdiri dari sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang) serta susunan saraf tepi (serabut saraf).

 

  1. C.    Mengelompokkan Hewan Berdasarkan Penutup Tubuh, Jumlah Kaki, Cara Bergerak, dan Jenis Makanan

1

Penutup Tubuh

Bersisik

Berbulu

Berlendir

Berambut

Ular dan ikan

Burung dan ayam

Cacing dan ikan lele

Kera dan kucing

2

Jumlah Kaki

Tidak memiliki kaki

Berkaki 2

Berkaki 4

Ular, ikan, cacing

Semua jenis burung

Kucing, kera, kambing

3

Cara Bergerak

Dengan kaki

Dengan sayap

Dengan perut

Perut dan kaki

Gajah, harimau, ayam, dll

Semua jenis burung

Bekicot, ular, cacing, dll

Kadal, buaya, biawak dll

4

Jenis Makanan

Herbivora

Karnivora

Omnivora

Pemakan tumbuhan

Pemakan daging

Pemakan tumbuhan dan hewan lain

 

  1. D.    Mengelompokkan Tumbuhan Berdasarkan Bentuk Daun, Batang, dan Bunga
  2. 1.      Mengelompokkan Tumbuhan Berdasarkan Daunnya

Tumbuhan dapat digolongkan berdasarkan bentuk daunnya. ada yang berbentuk lonjong, menjari, lurus dan melengkung. Daun berbentuk lonjong contohnya daun jambu, daun mangga. Daun berbentuk menjari contohnya daun singkong, daun papaya. Daun berbentuk lurus contohnya daun pandan, daun padi, daun jagung. Daun berbentuk melengkong contohnya eceng gondok.

 


 

Tabel. 1

Tumbuhan berdasarkan bentuk daun

 

Bentuk  daun

Jenis tumbuhan/pohon

Lonjong

Lurus

Menjari

Melengkung

Daun jambu, mangga, dll

Daun padi, jagung, pandan

Daun singkong, papaya

Daun Eceng gondok

 

  1. 2.      Mengelompokkan tumbuhan berdasarkan Batang

Tumbuhan dapat digolongan berdasarkan bentuk batang, tumbuhan ada yang bercabang dan tidak bercabang. Batang tumbuhan juga ada yang bulat, persegi dan pipih. Batang yang berbentuk bulat contohnya kelapa, pinang, bambu kuning, aren. Batang berbentuk persegi, ada persegi 3 contoh teki, ada juga persegi 4 contoh markisa. Batang yang berbentuk pipih biasanya melebar berwarna hijau menyerupai daun.

 

Tabel. 2

Tumbuhan berdasarkan bentuk batang

Bentuk batang

Jenis tumbuhan/pohon

Lurus/bulat

Bercabang

Berduri

Persegi (segi 3 & segi 4)

Pipih

Kelapa, pinang, bambu, aren, dll

Rambutan, mangga, dll

Pohon mawar

Pohon teki & pohon markisa

Biasanya melebar berwarna hijau menyerupai daun

 

  1. 3.      Mengelompokkan Tumbuhan Berdasarkan Bunganya

Tabel. 3

Pengelompokkan tumbuhan berdasarkan bunga

Warna

Nama bunga

Putih

Merah

Ungu

Kuning

Melati, sedap malam, anggrek bulan

Sepatu, mawar, soka

Anggrek, lavender

Matahari


 

BAB III

PENUTUP

  1. A.    Kesimpulan

Dari pembahasan di atas dapat ditarik kesimpulan, bahwa tumbuhan berpembuluh disebut juga tumbuhan kormofita adalah tumbuhan yang sudah memiliki daun, batang dan akar sejati, sehingga sering disebut tumbuhan tingkat tinggi. Yang termasuk tumbuhan berpembuluh adalah tumbuhan paku dan tumbuhan biji, tumbuhan biji dibagi 2 kelompok: biji terbuka dan biji tertutup. Sedangkan tumbuhan tidak berpembuluh adalah tumbuhan yang sangat sederhana, sehingga antara akar, batang, dan daunnya sulit di bedakan, yang termasuk tumbuhan tidak berpembuluh yaitu lumut. Lumut dibedakan menjadi 3: lumut hati, lumut sejati/daun, dan lumut tanduk.

Hewan ivertebrata adalah hewan yang tidak bertulang belakang seperti cacing, cumi, bekicot/keong. Sedangkan vertebrata adalah kelompok hewan yang bertulang belakang seperti pisces, mamalia, reptilia, aves, dan amphibi serta masih banyak lagi.

Berdasarkan penutup tubuh pada hewan ada yang bersisik, berlendir, berbulu, dan berambut. Cara bergerak pada hewan ada yang menggunakan kaki, perut, sayap, kaki dan juga perut. Begitu juga jenis makanan pada hewan bermacam-macam ada yang memakan tumbuhan, hewan lain ada juga yang memakan tumbuhan dan hewan lain.

Tumbuhan dapat dikelompokkan diantaranya bentuk daun, ada yang lonjong, menjari, lurus dan melengkung. Berdasarkan susunannya ada yang tunggal ada yang majemuk, berdasarkan batangnya ada yang bulat, persegi dan pipih, berkayu dan bercabang tingginya dapat mencapai 5-10 meter dari permukaan tanah. Berdasarkan bentuk bunga ada yang merah, putih, ungu dan kuning.

  1. B.     Saran

Semoga makalah ini menjadi tambahan ilmu pengetahuan bagi kita semua calon pendidik di masa yang akan datang. Jika ada kekurangan dan kesalahan, baik penyajian ataupun penulisan diharapkan kritik dan sarannya yang bersifat membangun demi kesempurnaan pada makalah-makalah berikutnya.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: